EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUNYING KABUPATEN BANDUNG

  • Maya Indriati College of Health Sciences Dharma Husada
  • Ida Suryani College of Health Sciences Dharma Husada
  • Oktarina Sri Iriani College of Health Sciences Dharma Husada
Keywords: Toddler nutrition, PMT, Body weight and heigt

Abstract

Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov pada Tabel 3, diperoleh nilai signifikansi (Sig.) untuk variabel berat badan (BB) awal sebesar 0,029, tinggi badan (TB) awal sebesar 0,200, berat badan (BB) akhir sebesar 0,000, dan tinggi badan (TB) akhir sebesar 0,046. Dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05, data dinyatakan berdistribusi normal apabila nilai Sig. > 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hanya data tinggi badan (TB) awal yang berdistribusi normal karena memiliki nilai signifikansi sebesar 0,200 (>0,05). Sementara itu, data berat badan (BB) awal (0,029), berat badan (BB) akhir (0,000), dan tinggi badan (TB) akhir (0,046) memiliki nilai signifikansi <0,05 sehingga tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis statistik selanjutnya untuk variabel yang tidak berdistribusi normal sebaiknya menggunakan uji nonparametrik, sedangkan variabel yang berdistribusi normal dapat dianalisis menggunakan uji parametrik sesuai dengan tujuan penelitian.

References

Adriani, P., Aisyah, I.S., Wirawan, S., Hasanah, L.N., (2022). Stunting Pada Anak. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi.
Angkat, A.H., (2018). Penyakit Infeksi dan Praktek Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam. J. Dunia Gizi 1, 52.https://doi.org/10.33085/jdg.v1i1.2919 Stunting. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting.

Aulia, D. L. N., Risqi Utami, S. S. T., & Anjani, A. D. (2022). Komplikasi Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas Dan Bayi Baru Lahir (Dilengkapi Latihan Soal Uji Kompetensi). Cv Pena Persada.

BKKBN.(2023).Pemberaian Makanan Tambahan (PMT) pada Ibu Hamil dan Balita.https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/1116 2/intervensi/617138/pemberian makanan-tambahan-pmt-ibu-hamil-dan-balita.

City, A. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak di Gampong Cot Mesjid Kecamatan Lhueng Bata Kota Banda Aceh. 5(2), 36–44.

Dinas Kesehatan Provinsi JawaBarat. (2023). Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Barat.
https://ppiddiskes.jabarprov.go.id/assets/unduhan/52b89e34ec601d49cbba68a3928d4bd9.pdf.
Dwiwardani, R. L.(2017). Analisis Faktot Pemberian Makan pada Balita stunting Berdasarkan Teori Transcultural Nursing. Ir-Perpustakaan Universitas Airlangga.

Fajar S A, Citra D A, Nisatami H.(2022). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan pada Status Gizi Balita di Puskesmas Citeras Garut. Nutrition Scientific Journal,1(1),30-40.
Febriyeni C.(2023). Stunting. Jawa Timur: Pusaka Aksara.

G. Forde, Ciaran, Dieuwerke Bolhuis. (2022). Interrelations Between Food Form, Texture, and Matrix Influence Energy Intake and Metabolic Responses. Current Nutrition Reports (2022) 11:124–132.

KemenKes RI. (2017). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (Balita–Anak Sekolah–Ibu Hamil). Jakarta : Kementerian Kesehatan RI. Gannika, L. (2023). HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN : LITERATURE REVIEW. 7, 668 674.

KemenKes RI.(2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.https://ayosehat.kemkes.go.id/pub/files/files465 31._MATERI_KABKPK_SOS_SGI.pdf.

Kementerian PPN/Bappenas (2020). Rencana Pembangunan Menengah Nasional 2020–2024. Kementerian PPN/ Bap-penas Indonesia.

Kemenkes RI.(2023). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI. 2023.
Kemenkes.(2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, pp. 1—7.

KemenKes.(2023). PMT pada Balita. https://ayosehat.kemkes.go.id/pemberian makanan-tambahan-pada-balita.

Kementrian Kesehatan Republik indonesia. (2021). Laporan kinerja kementrian Kesehatan tahun 2020, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2021, pp. 1—224.

Kemekes RI.(2020).Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di tingak Pelayanan Kesehatan Dasar.Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman SDIDTK DI PUSKESMAS 2019.pdf. https://doi.org/613 Ind d.

Krause, M. V and Mahan, L. K.(2021). Krause and Mahan’s Food & the Nutrition Care Process. Elseiver.

Mastina, T.(2021). Upaya Pemerintah Kabupaten Kampar dalam Penanganan Stunting Balita. Majalah Media Perencana,2(1),153-164.

Mayasari, D., Indriyani, R., Sutarto, (2018). Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Jurnal Agromedicine 5.

Nardina E A, Etni D A, Suryana, Wanodya H, Laeli N H, Rina M, dkk.(2021). Tumbuh kembang Anak. Malang: Yayasan Kita Menulis.

Oktavianisya N, Sri S, Sugesti A.(2021). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun Di Kepulauan Mandangin. Jurnal Kesehatan, 14(1), 46-54.

Parida I dan Wintarsih.(2022). Terhadap Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunungkencana Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), 5(2).
Pemberian Makanan Tambahan pada Balita. (2024).
Published
2026-01-31
How to Cite
Indriati, M., Suryani, I., & Iriani, O. S. (2026). EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUNYING KABUPATEN BANDUNG. Jurnal Sehat Masada, 20(1), 111-120. Retrieved from https://ejurnal.stikesdhb.ac.id/index.php/Jsm/article/view/623

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.