PERILAKU MEROKOK DAN DURASI TIDUR SEBAGAI KORELASI KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT

  • Ejeb Ruhyat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada
  • Teguh Prawira Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada
  • Weni Tusrini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada
  • Gugum Pamungkas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada
Kata Kunci: Durasi Tidur, Kesehatan Jiwa, Mahasiswa, Perilaku Merokok

Abstrak

Latar belakang Kesehatan jiwa pada mahasiswa berhubungan dengan gaya hidup seperti perilaku merokok dan durasi tidur. Perilaku merokok dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan jiwa. Begitupun dengan kebiasaan tidur pada mahasiswa. Durasi tidur yang buruk dapat memperburuk kesejahteraan jiwa mahasiswa.Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan perilaku merokok dan durasi tidur dengan kesehatan jiwa mahasiswa program studi kesehatan masyarakat STIKes Dharma Husada Bandung. Metode Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada 109 mahasiswa. Hasil diperoleh menggunakan uji chi-squere dengan P-Value = 0,000. Terdapat hubungan signifikan antara perilaku merokok dan durasi tidur dengan kesehatan jiwa mahasiswa (P-Value 0,000 < 0,05). Kesimpulan 85 mahasiswa yang tidak merokok terindikasi 24,7% mengalami gangguan kesehatan jiwa sedangkan pada 24 mahasiswa perokok terindikasi 87,5% mengalami gangguan kesehatan jiwa. Mahasiswa dengan durasi tidur sangat baik (>7 jam) terindikasi 16,7% mengalami gangguan kesehatan jiwa sedangkan mahasiswa dengan durasi tidur sangat buruk (<5 jam) terindikasi 90,7% mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Diterbitkan
2026-01-22
##submission.howToCite##
Ruhyat, E., Prawira, T., Tusrini, W., & Pamungkas, G. (2026). PERILAKU MEROKOK DAN DURASI TIDUR SEBAGAI KORELASI KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT. Jurnal Sehat Masada, 20(1), 63-75. https://doi.org/10.38037/jsm.v20i1.585

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##